PADANG – Pengurus Wilayah (PW) Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sumatera Barat mengutus Sumira Putri sebagai satu-satunya perwakilan dari provinsi tersebut dalam kegiatan Temu Pegiat TBM Nasional 2026 yang akan berlangsung pada 6–8 November 2026 di Kalimantan Timur.
Sumira Putri merupakan pendiri TBM Pondok Buku Olalaa sekaligus Ketua Pengurus Daerah (PD) Forum TBM Kabupaten Pasaman Barat yang baru saja dilantik pada Oktober 2026.
Keikutsertaan Sumira dalam pertemuan tingkat nasional ini menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman gerakan literasi dari Sumatera Barat sekaligus memperluas jejaring dan membangun kolaborasi dengan pegiat Taman Bacaan Masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

“Keikutsertaan saya dalam Temu Pegiat TBM Nasional ke-2 di Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar untuk menghadiri pertemuan nasional, tetapi menjadi kesempatan untuk membawa semangat gerakan literasi dari Kabupaten Pasaman Barat ke ruang yang lebih luas,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Sebagai Ketua Forum TBM Kabupaten Pasaman Barat sekaligus pengelola TBM Pondok Buku Olalaa, Sumira mengaku ingin memanfaatkan pertemuan tersebut untuk belajar langsung dari berbagai praktik baik yang telah dilakukan komunitas literasi di Indonesia.
“Saya ingin memperluas jejaring, membangun kolaborasi, serta mendapatkan perspektif baru dalam mengembangkan gerakan literasi yang lebih berdampak bagi masyarakat,” lanjutnya.
Sumira juga berharap, sepulang dari kegiatan tersebut, ia dapat membawa pulang gagasan, pengetahuan, dan peluang kolaborasi yang bisa ditindaklanjuti bersama.
Menurutnya, pengalaman dan jejaring yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal untuk memperkuat Forum TBM Kabupaten Pasaman Barat serta mendorong TBM-TBM di daerah agar terus tumbuh, mandiri, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Keberangkatan Sumira sebagai satu-satunya wakil Sumatera Barat dalam kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintahan, lembaga pendidikan, anggota legislatif, hingga individu dan pegiat literasi di Kabupaten Pasaman Barat.
Dukungan tersebut datang dari Salamat Simamora, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Komisi V; Bunda Literasi Kabupaten Pasaman Barat; Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat; Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat; Denika Saputra, Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat Fraksi PPP; TK Al-Mukhlisin Ujung Gading; serta pengurus dan anggota Forum TBM Kabupaten Pasaman Barat dan sejumlah masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap gerakan literasi.
Dukungan berbagai pihak tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap upaya penguatan gerakan literasi di daerah. Kehadiran Sumira dalam forum nasional diharapkan tidak hanya membawa nama Sumatera Barat, tetapi juga menjadi jembatan bagi tumbuhnya gagasan dan kolaborasi baru untuk pengembangan TBM di Kabupaten Pasaman Barat.
Temu Pegiat TBM Nasional yang ke 2 ini mengusung tema “Dari Beranda IKN, Merajut Kolaborasi, Menguatkan Literasi” yang menjadi agenda tahunan dari organisasi literasi Forum TBM yang bertujuan mempertemuakan para pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), pegiat literasi, Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan.
Kegiatan selama 3 hari tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti Camping Literasi dan Budaya Panggung Pertunjukan Seni, Pameran dan Jejaring Forum TBM, Kelas Literasi dan Penulisan Nusantara, Orientasi Sejarah dan Kebudayaan Kutai–IKN, Dialog, Kolaborasi, dan Penguatan Gerakan Literasi.
Salam Literasi!

